Sudah cukup banyak kawan-kawan yang bertanya mengenai Coin A Chance!, misalnya: kapan dan di mana akan dikumpulkannya koin-koin itu, ke mana akan disalurkan, bagaimana dengan teman-teman di luar Jakarta…?
Semua pertanyaan ini tentunya membuat saya dan Nia senang. Karena ini tandanya, kawan-kawan semua begitu semangat menanggapi ajakan untuk mengumpulkan koin-koin dan mendonasikannya bagi anak-anak yang kurang mampu agar mereka dapat bersekolah kembali.
Yang perlu kawan-kawan ketahui, gerakan Coin A Chance! ini bebas untuk diadopsi oleh siapa saja. Maksudnya, koin yang terkumpul tidak harus disalurkan melalui Hanny atau Nia–meskipun secara rutin kami akan mencoba menghimpun koin dari kawan-kawan yang berdomisili di sekitar Jakarta, Bogor, dan Bandung.
Gerakan Coin A Chance! ini independen, lho, juga terbuka untuk semua umur. Oleh karena itu, kami malah menyarankan agar kamu bisa menjadi Coiners alias pengumpul koin untuk komunitas atau lingkunganmu sendiri.
Lalu, bagaimana caranya?
Ada dua cara untuk berpartisipasi dalam gerakan Coin A Chance! ini.
Yang pertama, sebagai coin droppers, yakni mereka yang ikut menjatuhkan koin-koin ke dalam stoples untuk dikumpulkan. Koin-koin yang terkumpul ini akan diserahkan kepada Coiners untuk digabungkan dan disalurkan.
Yang kedua, sebagai Coiners.
Sebagai Coiners, kamu bertanggung jawab menggerakkan orang-orang di sekitarmu untuk mulai mengumpulkan koin. Misalnya, di kantor, kamu mengorganisasi pengumpulan koin-koin ini, dengan meletakkan stoples khusus di salah satu sudut, lalu menyebarkan pemberitahuan mengenai Coin A Chance! via email kepada teman-teman sekantor agar mereka bisa mulai memasukkan koin-koin ke dalam stoples tersebut.
Hal yang sama juga bisa dilakukan di sekolah (jika kamu adalah seorang siswa), di kampus (jika kamu mahasiswa), di tempat les, atau dilakukan bersama komunitas blog, keluarga besar, kelompok arisan, kelompok pengajian, kelompok persekutuan doa, kelompok futsal, dengan teman-teman satu tim basket, saat kopdar blogger atau plurker atau twitter… ah, kamu bisa melakukannya dengan siapa saja!
Sebagai Coiners, kamu akan bertanggung jawab secara pribadi kepada kawan-kawanmu (yang koin-koinnya kamu kumpulkan) mengenai penyaluran uang yang berhasil didapatkan. Kamu bersama kawan-kawan akan menghitung jumlah koin yang didapatkan pada kurun waktu tertentu, kemudian kamu (bisa bersama kawan-kawan) juga berperan untuk mencari anak kurang mampu yang hendak kamu bantu bersekolah kembali.
Sebagai Coiners, kami juga ingin kamu bertugas menulis cerita tentang gerakan Coin A Chance! kamu. Sertakan informasi mengenai siapa kamu, siapa kawan-kawanmu yang berpartisipasi dalam gerakan ini bersama kamu, di mana kamu mengumpulkan koin dan bagaimana suka-dukanya, berapa lama waktu pengumpulannya, berapa jumlah uang yang didapatkan, kepada siapa akan disalurkan, siapa anak yang kurang mampu ini dan seperti apa profilnya, kemudian sertakan pula informasi dalam bentuk apa bantuan diberikan (membayar uang sekolah, membayar ujian, membeli buku pelajaran, membeli seragam atau sepatu sekolah).
Kirimkan cerita di atas (dengan foto-foto) ke coinachance[at]gmail[dot]com, dan semua ceritanya akan kami publikasikan di sini!
Tentu, jika kamu memiliki blog pribadi, kamu juga dapat mengunggah ceritanya di sana–tetapi informasikan juga kepada kami, ya!
Ayo, ayo, kamu bisa memulai gerakan Coin A Chance!-mu!
Jadilah Coiners!

55 Comments
December 22, 2008 at 5:26 am
saya mendukung penuh dan akan berusaha mengajak yang lain
*masih menyusun posting buat di blog*
December 22, 2008 at 7:12 am
thank you, @pinkparis!
aku percaya dirimu akan jadi salah satu Coiners handal
December 22, 2008 at 7:33 am
hmmm…great movement…
dulu pernah kumpulin coin di toples..
eh abis diambil org seisi rmh..dr buat bli vetsin ampe bli bakso yg lewat dpn rmh…alhasil ga ngumpulin lg deh…
skrg dah mulai jarang dpt coin lagi..klo blanja biasanya dpt kembalian mata uang baru yaitu permen..
keep moving..
December 22, 2008 at 12:59 pm
mbak.. grab banner.. fotonya kurang ok deh mbak
dari jauh ga keliatan itu apa..
hehe.. maap yaaa.. klo sempet aja diganti yang lebih ok..
**sibuk ngeprint stiker buat ditoples,
toplesnya juga boleh nyolong punya mama..**
semoga ikhlas ya ma,,
‘kan ini hari ibu
December 22, 2008 at 2:18 pm
ok
December 22, 2008 at 2:49 pm
waduh.. aku masih bingung
December 22, 2008 at 4:39 pm
wah kebetulan saya ada banyak nich..
December 23, 2008 at 2:28 am
nah, akhirnya kelar juga bikin postingnya : http://pinkparis.co.cc/article/help-others-though-a-coin/
artikel yang sama juga sedang di submit di bloggerngalam.com (komunitas Blogger kota Malang)
semoga makin banyak yang ikutan
December 23, 2008 at 10:32 am
kalau bukan kopin gimana caranya ya ?
kalau luar kota, konon berat di ongkir.
December 24, 2008 at 1:26 am
Good Idea…
December 24, 2008 at 7:07 am
Selamat pagi
Saya sependapat dan sangat mendukung. Di lingkungan saya tinggal gerakan ini sudah saya coba wariskan ke anak-anak saya yang sekarang pada SMP. dimana awal tahun kembalian “recehaan” dari uang jajan mereka di masukkan ke kotak…dan akhir tahun kita sumbangkan ke teman-temannya yang sedang kesusahan.
Maju terus..Dan Sukses selalu
December 24, 2008 at 9:02 am
hey nice one
di luar ada changeroundup.com, yang bisa diintegrasi ke online store, sayang di indo dikit online storenya
December 24, 2008 at 1:43 pm
hallo Hanny & Nia…
Saya Ita dari Koran Sindo. Saya beruntung banget nemu blog ini dan mendukung gerakan coinachance (mudah-mudahan saya bisa mempraktekkan gerakan ini ya..) Sekalian minta izin nih, untuk mempublikasikan blog ini di rubrik “blog of the week” untuk Koran Sindo. Thanks and good luck…
December 25, 2008 at 2:27 pm
mau..mau!Sudah lama saya pengin memanfaatkan koin2 yang berceceran, btw aku belum bisa pasang bannernya. ada yang bisa bantu?
Salam kenal Hanny dan Nia, idemu sungguh cemerlang dan mulia!
December 26, 2008 at 8:05 am
Hallo Mba Nia dan Mba Hanny
dan teman-teman coiners
Salam kenal
Aku Iqbal
Aku mau nanya nih kalo mau ngumpulin coinnya gimana ya kalo mw lewat Mba-Mba yang baik ini ( duh muji lagi
)
Aku ada komunitas musik di dekat rumah..
)
Aku bakalan ngajak mereka buat ikutan (daripada mereka cuma nongkrong2 doank
tapi bingung kumpulinnya kemana? Maklum tadi baru liat koran,ada yg nulis tentang coin a chance… trus gak pake lama langsung online, nah sekarang nanya deh..
Tetap Semangat!!!
Makasih sebelumnya
Iqbal
December 26, 2008 at 6:53 pm
Going to be a “coiners”!
Thank you for inspiring me… and my community
December 27, 2008 at 7:17 am
[...] Kawan, mereka bisa, kenapa kita tidak? Bergabunglah bersama Hanny dan kawan-kawan sebagai pengumpul koin di sini. [...]
December 27, 2008 at 6:48 pm
Salam kenal. Coin a Chance, momentum besar nan keren.
*masukin coin ke toples*
December 27, 2008 at 9:11 pm
Wah,menarik..perlu dicoba ni di piyohdesign.thanks ya for inspiring idea..tetep semangat!
December 28, 2008 at 11:52 am
Halooo salam kenal semuanya.
Tentang uang receh, kalau saya dari dulu sudah ngumpulin uang receh, terus kalau jumatan dimasukkin ke kotak amal mesjid.
sekarang sudah ada gerakannya toh.
Sekali lagi salam semuanya.
deden m. ihsan
December 29, 2008 at 6:48 am
Ok, selama ini ngumpulin coin sampe sekaleng coklat.. jumlahnya sih ga sebanyak coinnya (ga akan kebeli laptop untuk 1 orang siswa deh) tapi lumayan kalo digabung..
kirim kemana ya?
December 29, 2008 at 11:27 am
blogger kian inovatif…. salut salut
December 29, 2008 at 12:07 pm
wah.. pelayanan mulia. Ikutaan ahh..
December 29, 2008 at 2:43 pm
Aku pernah ngumpulin koin 500 perak, sampe dapet 200 ribu, eh tak tuker sama temen kantor buat ongkos ojek anaknya ke sekolah…aku coba lagi deh buat ngumpulin ya Han. Salam kenal juga…enak ada yang bisa membantu menyalurkannya sisa belanja di tukang sayur he…he….
December 29, 2008 at 4:49 pm
Melakukan hal-hal yg sederhana, munkin aja menghasilkan sesuatu yg bermakna.
Tergantung pd niat kita, segala sesuatunya tdk ada yang tidak munkin utk dicoba. Hasilnya munkin aja berguna.
Selamat utk selalu berani berbagi apa saja, dimana pun kita berada
December 29, 2008 at 6:44 pm
ikutaaannn!!
selama ini ngumpulin koin buat disawer aja pas pulang kampung. tp lama2 baru sadar bahwa hal itu membahayakan.. masa demi seratus perak mereka harus berebutan? ternyata ada gerakan yg lebih baik!!
ak pasang bannernya ahh..
tar klo ad pengumpulan, kabar2i ya.. semangat ngumpulin koin!!
December 30, 2008 at 5:22 am
kereennn!!! akan sayah usahakan di kampus sayah euy..
December 30, 2008 at 10:56 am
di bali udah ada coiners belom? kalo ada, gue daftar jadi coin droppers ajah… menggalang massa untuk ngikut gerakan seperti ini, gue mau banget, tapi untuk mengelola koin-koin yang terkumpul, terus terang… gak mampu.
December 31, 2008 at 1:15 am
Mantap mbak,…. Saya akan mulai dari bagian coin dropper,…. kemudian lanjut menjadi coiners…. Tapi sebelumnya mau pasang bannernya dulu,… biar yg lain juga tertarik
December 31, 2008 at 3:11 am
iyah han, klo jadi coiners agak2 kewalahan, lha wong waktu abis buat jalan2 *alasan ga masuk akal*. tapi mau dong jadi coin dropper..di bali sudah ada kandidat?
December 31, 2008 at 3:00 pm
good idea…
December 31, 2008 at 6:23 pm
Sesuatu yang amat baru di akhir 2008 .. semoga di 2009 bisa menjadi sesuatu yang besar.Luv To Be A Coiners .. mendukung penuh Hanny&Nia. G.B.U
January 1, 2009 at 7:34 am
ud tak pampang bannernya.. sumbangsih yg berarti dari rekan2 CAC
January 2, 2009 at 4:37 am
To Hanny & Nia :
sdh 2 hari aku sebari informasi mengenai Coin A Chance ke tmn2ku,rekan kerja dan jg sodara2ku.Nahh aku mendapat pertanyaan yg blm bisa aku jawab dari sodaraku .. dia tanya klo koin sdh terkumpul diserahkan kepada siapa koin tsb,krn tdk mungkin klo langsung menyerahkan kpd ank yg krg mampu jd lbh baik C.A.C dibuat organisasi nya jd biar semua bisa terorganisir.Lebih baik di tiap2 daerah ditentukan siapa kordinatornya lalu dikirim ke kalian baru dah koin2 tsb disumbangkan ..
*note:ditunggu balasannya ,agar aku bisa menjawab pertanyaan2 tsb.*
January 3, 2009 at 9:14 pm
Didukung… insyallah anak2 dirumah udah mulai ngumpulin deh.. nanti pas cuti mudik ditengok apakah udah bisa dipanen blom ya..
January 3, 2009 at 10:12 pm
tips yang menarik, saia akan coba mulai dari yang terkecil dahulu di keluarga saia
January 4, 2009 at 1:19 pm
Ide yg briliant, dan akan saya coba di komunitas tugupahlawan.com
January 5, 2009 at 6:21 am
wah ini idenya menarik nih~ aku juga mau coba ngumpulin deh!
January 6, 2009 at 1:15 pm
Bagi seorang mahasiswa rantau, koin yang terkumpul menjadi sangat bermakna. ketika kiriman datang terlambat, ketika teman tak ada duit. Bisa dibeliin beras dan kecap, nanak nasi, terus makan bareng deh… hehehe
salam kenal.
January 6, 2009 at 1:16 pm
aku udah sering ngumpulin koin di dalam kemasan air mineral 1 liter…tapi selama ini dipake sendiri.. hehe
sekarang ngumpulin lagi di kotak plastik, belum penuh..kalau udah penuh mau dikemanain mbak??
January 7, 2009 at 4:03 am
Masih bisa gabung to?
Moga bisa berpartisipasi….
January 7, 2009 at 6:14 am
gerakan yang hebat!
ini inspirasi bagi semua!
January 7, 2009 at 8:59 am
wah ini menarik..
idenya keren! salut!
January 7, 2009 at 2:39 pm
idenya bagus sekali! i’m in!
January 7, 2009 at 8:21 pm
briliant sekali ide nya
. Coba saya ajak temen2 kantor yg lain. Kalau sdh ada jadwal pengumpulan nya di infokan ya.
January 8, 2009 at 1:09 am
saya banyak di rumah…. biasanya buat jaga2 kalo ada orang ngamen. Maklum kontrakan deket per4an sih.
January 8, 2009 at 4:24 am
kayak tukang parkir dong!!!
Tapi boleh juga untuk di coba
January 8, 2009 at 5:58 am
ada banyak mbak di rumah, salalu bingung mau diapain. saya ikutan ya
January 8, 2009 at 8:28 am
[...] Blogger Indonesia yaitu Mbak Hanny. Maka Tugu Pahlawan dot Com ikut bersama-sama mensosialisasikan gerakan ini. Dimohon kepada seluruh anggota TPC untuk mengumpulkan koin recehan yang dimiliki masing-masing [...]
January 8, 2009 at 8:45 am
great idea! i’ll post it at my blog..
dan ecchan akan coba sosialisasikan ama temen2 kantor
January 9, 2009 at 3:30 pm
great. ide ini luar biasa justru karena kesederhanaannya. bikin saya jeles. kotak donasi saya untuk orang-orang sakit kanker sudah dua tahun tetap kosong melompong, hiks….
February 19, 2009 at 2:18 pm
Hmmmm…
Niatan yang baik, patut di dukung.
Saran, koin yang terkumpul jangan langsung disalurkan.
Soalnya, kalo yang terkumpul koin2 lama (go pek an yang kuning atau koin 1000 an) masih bisa dijual ke pengumpul/pelebur logam.
Dapat nilai tambah.
Koin go pek kuning dihargai Rp 35ribu/kg
Koin 1000 di hargain 1400/keping.
Lhaa emang harga logamnya lebih tinggi dibanding angka yang dicetak di atasnya kok.
Btw, itu harga 3 bulan lalu…. gak tahu yang sekarang.
March 13, 2009 at 4:34 am
Mbak, idenya brillian banget dan insya alloh bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan.
Ayo jadi coiners!
June 18, 2009 at 5:28 am
Seneng deh dengan ide segar ini.
Semua dilakukan dari yang terkecil dan terkesan sepele.
p(^_^)q
August 7, 2009 at 1:00 am
hmmmm…. saya juga ingin jadi coiner nih…..
so, sekarang nih lagi ngumpilin uang koin……