The Beginning

“Ni, lo suka ngumpulin koin, nggak?”

Itulah awal Coin A Chance! – ketika pada suatu hari, nyaris setahun yang lalu,  saya menunjukkan kaleng Winnie-The-Pooh saya kepada kawan saya, Nia. Kaleng berwarna biru muda itu telah hampir penuh terisi kepingan-kepingan uang logam 100, 200, 500, hingga 1000-an.

Pada momen itulah, saya mengetahui bahwa Nia ternyata memiliki kebiasaan yang sama dengan saya: mengumpulkan uang logam yang kami dapatkan sebagai kembalian.

Sambil mengobrol di pojokan kami yang nyaman di bawah tangga, kami pun berpikir, akan dikemanakan koin-koin logam ini. Lalu kami bertanya, ada berapa banyak koin-koin yang  berceceran di luar sana, disimpan, dan tidak dibelanjakan? Bagaimana kalau kami kemudian mengumpulkan koin-koin tersebut dan menyalurkannya kepada mereka yang membutuhkan?

Berhubung saya dan Nia sama-sama menganggap bahwa sekolah dan pendidikan itu penting, maka kami berpikir, alangkah menyenangkannya bila koin-koin tersebut bisa memberikan ‘kesempatan’ pada seorang anak yang kurang mampu, sehingga ia bisa sekolah lagi. Misalnya, dengan melunasi uang sekolahnya, membelikan buku tulis, seragam…

Bukankah semua dimulai dari satu, lalu dua, lalu tiga…?

Ide ini pun sempat mengendap selama kurang lebih satu tahun, hingga akhirnya kemarin (16/12), di Wendy’s, sambil menyesap Frosty, Nia mengingatkan saya kembali mengenai niatan kami ini. Dan kami pun memutuskan bahwa kami harus menjalankan gerakan ini, no matter what. Let’s start small. Kami akan mulai dari diri sendiri, kawan-kawan, kerabat, keluarga terdekat… dan lihat apa yang bisa kami dapatkan dari situ.

Karena, kata motivator terkenal Mario Teguh, Anda tidak dinilai dari apa yang Anda mulai, tetapi dari apa yang Anda akhiri (cieh)😀

Jika akhirnya kami hanya bisa membayarkan uang sekolah untuk satu orang anak kurang mampu, itu saja sudah cukup baik, karena kita tidak akan pernah tahu akan menjadi siapa satu orang anak ini🙂

Kemarin sebenarnya saya dan Nia ingin memberi nama gerakan ini “Coins for A Cause“. Tetapi ketika merujuk ke Google pagi ini, sudah cukup banyak gerakan bernama sama, meski mekanismenya berbeda-beda. Maka, setelah mencoba membongkar-pasang berbagai nama, saya pun bertanya pada Unspun yang kebetulan lewat–tanpa memberitahukan secara mendetail mengenai gerakan ini.

“Kira-kira nama apa yang cocok? Coin for A Chance?”

“Bagaimana kalau Coin A Chance saja?” jawabnya.

Saya langsung menyukai nama itu. Coin A Chance. Koin-kan sebuah kesempatan. Ya, kesempatan untuk sekolah lagi, yang didapatkan dari koin-koin logam kembalian milik saya, digabung dengan milik Nia, digabung dengan milik Anda, sahabat Anda, keluarga Anda…

Maka, lahirlah Coin A Chance!🙂

Pagi ini, saya juga sempat mem-posting mengenai “Ke Mana Perginya Uang Logam Anda?” di blog saya, dan melakukan polling kecil-kecilan di sana. Ternyata hampir seluruh pengisi polling menyatakan bahwa jika mereka bisa mengumpulkan uang-uang logam yang berceceran itu untuk memberikan kesempatan bagi anak yang kurang mampu agar bisa sekolah lagi, mereka akan berpartisipasi!

Lalu, bagaimana mekanismenya? Bagaimana Anda bisa ikut menyumbangkan uang-uang logam Anda agar tidak memberati dompet dan tidak menyesaki celengan?🙂 Tunggu perkembangan berikutnya di sini, ya!

– Hanny –

18 Comments

Filed under Cerita

18 responses to “The Beginning

  1. dewi

    it’s really good idea, han…
    wanna participate on it!😉

  2. @dewi: asiiiik, nanti kita kumpulkan koin di bali, ya, wi!🙂 makasih sudah mampir😀 *hugs*

  3. ide yg kreatip, ntar pulang bongkar2 laci ah, sapa tau masih ada recehan, sapa tau bisa bermanfaat buat mendukung gerakan ini🙂

  4. cK

    wah, keren han. koinku di rumah banyak tuh… ^^

  5. nia

    makasih ya.. ditunggu partisipasinya : )

  6. two thumbs up han! ada 3.3 juta anak putus sekolah tiap tahunnya yang memerlukan uluran tangan. anak2 putus sekolah itu bisa juga mengikuti program ‘pendidikan kesetaraan’ (Paket A, B, atau C), ada satu keluhan yang baru saja aku dengar yaitu biaya untuk ikut ‘ujian persamaan’ Paket B cukup mahal, skitar 300rb rupiah… *just throwing ideas…*

    hi, steis!!! i think you can also help us out untuk menyalurkan dana yang terkumpul dari sini… karena kamu tahu dan banyak kontak di WB. kalau kita ketemu lagi mungkin kita bisa obrolin soal ujian persamaan itu, ya, steis! are you joining in?😉

  7. yes! count me in!! let’s talk…

  8. Mendukung gerakan Coin a Chance …

  9. @gicmaficionado: thanks, ben!🙂 kapan kita ngopi2 lagi atau lihat *ehem* di dalam akuarium?😀

  10. ditunggu kabar waktu pengumpulannya mba.🙂 salam -japs-

  11. Pingback: The Beginning « Coin A Chance! « Unspun

  12. KongKor

    Dear Hanny,

    I chance by your posting via Unspun. Nevertheless, I think this is a very noble cause to help the really needy kids via education. “A Chance to get a start in life”

    I would suggest that you start this momentum flowing for “Coin a Chance”.
    1) get a friend working in different office to start the “Winnie the Pooh (WTP)” kaleng in their respective office
    2) Make your blog as the center for all the WTP kaleng who participated
    3) Keep all posted on development, kids being sponsored, success stories and activities of visiting the schools
    4) From here, you will get the butterfly effect.

    Thanks to you for the inspiration, I now know what to do with all the coins we’ve collected in our office

    With this, I would like to share with you and the rest of your blog readers what we’ve done for my property client in the form of a poem with the message of hope.

    “THE POWER OF ONE”

    One candle wipes out darkness,
    One star can guide a ship at sea,
    One hope can raise our spirits,
    One step can start a journey.

    One flower can wake a dream,
    One tree can start a forest,
    One bird can herald spring,
    One action shows you care.

    One life can make a difference.

    Copyright @ Yluva/Puri Botanical Residence

    To add to COIN A CHANCE :

    “One coin offers a hope and a smile to an innocent face”

    Hi, thanks! We’re planning to spread the movement through blogs, plurk, facebook (we have a group in facebook), and some friends have start sending emails to their friends as well.

    Thank you, and please feel free to collect some coins at your office, and donate it to needy children for them to be able to finish school. Send us some write-ups about how much money you’ve collected, the recipient of the money and the form of donation (paying the tuition fee, buy books, uniforms, etc.). Send some pictures and your stories to our email : coinachance[at]gmail[dot]com, and we’ll upload it to this blog!

    Thanks again!🙂

  13. 6ua bru baca ini blog (infonya dapet dari milis SMU alamamater 6ua), butuh infi nih, kalo tertarik disalurinnya kemana?? thx alot yak!!

  14. h3li

    Baru baca blog ini juga, udah join di group facebook dan udah mulai invite teman2 buat gabung.

    Sukses ya

  15. Rimu

    wah, kalo saya malah butuh banget uang receh, tapi kalo tetep mau ikutan nyumbang gimana? bole pake receh uang kertas? seribuan misalnya.

  16. senafal

    good idea..

    sukses yah!

  17. Hi Hani, salam kenal …
    This is a really good initiative … would you please count me in ?… thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s